Ikan Nila dan Mujair, Apa Perbedaanya?

Apa perbedaan ikan nila dan mujair? ikan nila dan mujair merupakan ikan air tawar yang berbeda, namun masih tergolong dalam genus yang sama yakni Oreochormis. Sekilas dilihat tidak ada perbedaan, serupa tapi tak sama.

Bentuk tubuh keduanya memiliki panjang dan tinggi yang hampir sama persis. Kepalanya besar, mulutnya tebal dan lebar serta bersisik besar kasar.

Dua ikan ini memiliki sirip punggung, sirip dada, sirip perut dan sirip belakang. Hati-hati dengan sirip ikan ini. Terutama sirip punggungnya karena cukup tajam.

Saat memancing atau memanen ikan nila atau mujair di kolam, seringkali siripnya bisa menusuk jika dipegang dengan tangan kosong tanpa tau tehnik memegang ikan tersebut. Maka dari itu, jika Anda merasa belum mahir dan belum terbiasa, sebaiknya menggunakan sarung tangan, kain atau alat bantu lainnya untuk memegangnya.

Perbedaan Antara Ikan Nila dan Mujair

Keduanya merupakan ikan konsumsi yang cukup populer dikalangan masyarakat. Sampai-sampai ada yang bertanya lebih enak ikan nila atau mujair?. Namun, banyak juga yang cuek karena kurang paham apa bedanya.

Ada perbedaan yang cukup mendasar, baik dari segi morfologi tubuhnya, perbedaan kandungan gizinya hingga perbedaan rasa ikan nila dan mujair.

Kali ini akan kami bahas sedikit lebih detail, 5 perbedaan antara ikan nila dan ikan mujair. Yuk simak terus sampai akhir!

1. Tubuh ikan

Dilihat dari bentuk tubuhnya, nila memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan mujair. Namun tidak terlalu siginifikan untuk dijadikan pembeda. Agak sulit jika hanya mengamati dari ukurannya saja.

Namun ada ciri-ciri dari bentuk tubuh yang bisa menjadi patokan perbedaan ikan nila dan ikan mujair. Nila memiliki bentuk yang cenderung lebar dan bulat sedangkan mujair cenderung berbentuk memanjang tubuhnya.

2. Mulut

Jika diperhatikan dengan seksama, bentuk mulut ikan nila lebih kecil sementara mulut ikan mujair lebih besar dan melebar.

3. Mata

Perbedaan di bagian kepala juga terlihat pada mata keduanya. Mata yang dimiliki ikan nila lebih besar daripada mata ikan mujair.

4. Sirip

Kedua ikan ini memiliki 5 sirip yang ada pada tubuhnya. Yakni sirip punggung, sirip dada, sirip perut, sirip belakang dan juga sirip ekor.

Sirip belakang pada ikan nila terlihat lebih tajam dan memanjang, sementara ikan mujair siripnya lebih pendek dan pada ujung-ujungnya terlihat gradasi warna kemerahan.

Pada sirip perut atau sirip bawah ikan nila berbentuk lebih lebar dan pendek sedangkan sirip bawah ikan mujair cenderung berbentuk memanjang dan memiliki warna kehitaman.

5. Ekor

Perbedaan keduanya juga dapat diamati dari ekornya. Ikan nila memiliki ekor dengan bentuk sedikit lebih melebar dan ada garis-garis yang terlihat memotong tulang ekornya. Ekor pada ikan mujair tidak memiliki corak garis-garis, berwarna agak kehitaman dengan gradasi warna merah pada ujungnya.

Supaya lebih bisa dipahami, Anda juga bisa mencermait Gambar ikan mujair nila yang sudah kami sediakan di artikel ini pada bagian paling atas.


Perbedaan lain dari ikan jenis ini juga bisa dilihat pada segi ekonomisnya. Para petani ikan cenderung lebih menyukai budidaya ikan nila karena ukurannya yang bisa lebih besar dari ikan mujair dan juga pertumbuhannya yang cepat. Disisi lain, konsumen juga lebih banyak yang bilang bahwa olahan masakan ikan nila lebih enak dan juga lebih ada dagingnya. Jadi sudah jelas jawabnya jika ada pertanyaan lebih enak ikan nila atau mujair?

Demikianlah 5 cara untuk membedakan ikan nila dengan ikan mujair jika dilihat dari fisiknya. Bagi petani ikan yang sudah terbiasa dengan pembudidayaan kedua ikan tersebut tentu sudah diluar kepala, melihat sepintas saja mungkin sudah bisa membedakannya. Namun bagi yang masih awam tentu 5 hal mendasar tersebut di atas akan sangat membantu jika ingin membedakan ikan nila dan mujair.

semoga bermanfaat.

Leave a Comment