Pakan Alami Ikan Lele dari Tumbuhan dan Hewan

Dalam kegiatan budidaya ikan lele pakan menjadi hal yang sangat penting. Tentu saja karena setiap makhluk hidup membutuhkan pangan untuk keberlangsungan hidupnya. Ikan lele memerlukan pakan untuk pertumbuhan, nutrisi untuk beraktivitas dan juga untuk reproduksi.

Dalam budidaya ikan lele, frekuensi pemberian pakan menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Frekuensi pemberian pakan adalah jumlah pakan yang diberikan per satuan waktu. Sebagai contoh dalam sehari pakan ikan diberikan tiga kali.

Frekuensi dan kuantitas pemberian pakan pada ikan ini yang akan menjadi penentu konversi daging atau berat ikan yang dihasilkan.

Ada dua macam pakan untuk ikan lele yakni pakan buatan dan pakan alami.

Namun demikian, pada artikel kali ini ikantawar.com akan mengulas tentang pakan alami ikan lele.

Pakan alami ikan lele

Ikan lele tergolong dalam jenis ikan omnivora (pemakan segalanya), namun karena sifatnya yang kanibal jadi disebut sebagai ikan omnivora yang cenderung karnivora.

Pakan alami ikan lele bisa berupa jasad hewani yakni larva, serangga, jentik nyamuk, cacing dan lainnya.

Mari simak lebih detail pakan alami ikan lele yang bisa kita temukan disekitar kita dengan mudah dan biaya yang murah untuk mendukung Ternak Ikan Lele Supaya Cepat Besar.

1. Pakan Ikan dari Tanaman/ Dedaunan

daun pepaya pakan ikan lele

Seperti yang sudah diulas di atas, bahwa ikan lele termasuk jenis ikan omnivora. Jadi pakan yang terbuat dari tanaman atau dedaunan yang ada disekitar kita bisa menjadi pakan yang alami.

Pakan ikan dari daun pepaya, kangkung, enceng gondok bisa dijadikan pakan ikan dengan mengolahnya menjadi pelet. Pembuatan pakan ikan alami dari tumbuhan menjadi pelet ini dilakukan dengan proses fermentasi. Disamping itu, sudah diketahui bahwa tanaman tersebut juga memiliki khasiat/ obat untuk ikan lele.

Ada yang lebih simple dan mudah untuk membuat alternatif pakan alami ikan lele yakni menggunakan daun singkong. Bagaimana caranya? cekidot

Pakan Lele dari Daun Singkong

Daun singkong digunakan untuk pakan lele sebaiknya dicampur dengan pelet, tujuannya agar lele mau memakannya dengan lebih lahap. Campuran ini cocok untuk pakan ikan lele yang sudah berukuran sebesar sekitar 12 cm atau kira kira sebesar dua telunjuk jari tangan.

Daun singkong digunakan untuk campuran pakan karena kandungan gizi yang cukup tinggi. Kandungan gizi yang dimiliki yakni protein sebesar 29% – 30%, serat kasar sebesar 22%, fat sebesar 4,8%, energi sebesar 1300 Kcal/kg serta asam amino sebesar hampir 60%.

Pemberian pakan lele dengan campuran daun singkong dan pelet dapat dilakukan sekali saja dalam sehari atau setidaknya 3 kali seminggu.

Cara Membuat Pakan Lele Daun Singkong

Siapkan bahan bahan yang diperlukan, yakni Pelet, Daun Singkong, dan Air Panas.

Cara membuat campuran pakan lele pelet dan daun singkong adalah sebagai berikut:

  1. Terlebih dahulu iris/ cincang menjadi kecil kecil daun singkongnya, dengan ukuran kurang lebih setengah centimeter.
  2. Kemudian masukkan irisan daun singkong tersebut ke dalam wadah ember.
  3. Masukkan peletnya, kemudian aduk rata.
  4. Siram dengan air panas untuk merendam campuran tersebut.
  5. Tunggu sampai dingin dan daun singkong telah layu.
  6. Sebaiknya saring campuran pakan tersebut sebelum sebar ke kolam lele, tidak disaringpun bisa.

2. Pakan Ikan dari Tumbuhan Azolla

Tanaman Azolla

Tumbuhan Azolla termasuk dalam jenis paku air yang hidup di perairan. Azolla sering dijumpai tumbuh pada lahan pertanian di pesawahan. Tumbuhan azola memiliki ukuran panjang 1,5 – 2,5 cm dengan bentuk daun yang kecil dan saling bertindih. Permukaan daunnya berwarna hijau kemerah-merahan.

Kini azola juga banyak dijadikan sebagai pakan ikan karena kandungan protein yang dimiliki yakni 31% pada Azolla segar dan 39% pada azolla yang sudah difermentasi.

Cara membuat pelet dari fermentasi Azolla

Untuk membuat pelet dari tanaman azolla, simak langkah singkatnya berikut ini:

  • Campur 50kg Azolla dengan 1 liter molase dan 30cc probiotik
  • Masukkan semua bahan tersebut dalam drum plastik ukuran 200 L
  • Untuk Fermentasi, diamkan selama 15-20 hari
  • Setelah waktu fermentasi selesai, hasil fermentasi tanaman azolla tersebut dicampur dengan bahan lain seperti tepung jagung atau sejenisnya
  • Bentuk menjadi pelet.

3. Pakan Ikan Lele dari Bekicot dan Keong

Bekicot untuk pakan ikan lele

Bekicot dan keong masih banyak dijumpai di pekarangan dan sawah di pedesaan, bahkan banyak juga orang yang sudah melakukan budidaya bekicot untuk pakan ikan.

Bekicot dan keong sudah diketahui kaya akan protein. Hal inilah yang menjadi alasan bekicot dan keong bisa dijadikan pakan ikan alami yang bagus.

Namun demikian, bekicot dan keong tidak serta merta langsung diberikan sebagai pakan. Bekicot dan keong harus diolah terlebih dahulu. Cangkang dan dagingnya harus dipisahkan dengan cara direbus dengan air hingga mendidih. Selain untuk mempermudah pemisahan daging dari cangkangnya, proses perebusan ini juga bertujuan untuk membunuh kuman penyakit yang mungkin ada pada bekicot dan keong yang bisa berakibat penyakit pada ikan.

Pemisahan daging dari cangkangnyabisa dengan dicukil menggunakan tusuk sate ataupun garpu. Cincang daging bekicot dan keong menjadi kecil kecil. Setelah dingin, daging tersebut siap diberikan untuk pakan ikan.

4. Bangkai Unggas

Unggas mati untuk pakan ikan lele

Di sekitar kamu ada pelaku bisnis ternak ayam/ unggas? dari ratusan atau ribuan unggas yang diternak biasanya ada saja yang mati. Tidak mungkin hidup semuanya seratus persen, semua peternak ayam sudah mengakui hal itu.

Limbah unggas yang mati tersebut bisa dijadikan pakan alternatif alami untuk ikan lele.

Namun demikian, tentu saja lebih baik diproses dulu sebelum dijadikan pakan ya. Bangkai unggas harus direbus dan dibuang bulu bulunya terlebih dahulu.

Setelah diproses dengan direbus, perhatikan juga cara memberikan makan. Sebaiknya gunakan tali untuk menggantung bangkai ketika diberikan ikan. Jika daging bangkai sudah habis dimakan ikan lele, angkat tulang tulangnya supaya tidak jadi residu di kolam ikan lele.

5. Pakan Ikan dari Cacing

cacing tanah untuk pakan lele

Siapa yang tidak tau cacing tanah?. Di pedesaan cacing sangat mudah ditemukan di tanah yang lembab di kebun, sawah, dan di sekitar rumah. Cacing bisa menjadi pakan alternatif yang murah untuk ikan. Cacing memiliki kandungan nutrisi dua kali lipat dari pakan buatan

Cacing termasuk dalam hewan kelas oligochaeta. Sudah umum diketahui bahwa cacing memiliki kandungan protein yang tinggi mencapai 58% – 78% dari berat kering. Kandungan protein tersebut lebih tinggi dari yang terdapat pada kerbau, sapi, kambing ataupun telur.

Penutup

Problem yang menjadi kerisauan banyak petani ikan adalah harga pakan ikan yang tinggi. Untuk itu, para petani ikan dituntut kreatif untuk meniasati dengan pakan ikan alternatif yang tersedia di lingkungan sekitar.

Pakan alami ikan lele yang diulas di atas semoga bisa menjadi solusi untuk meningkatkan hasil dan kualitas budidaya ikan lele.

Namun demikian, keberhasilan budidaya ikan bukan serta merta tentang banyaknya ikan, kolam, ataupun pakan yang diberikan. Semua butuh proses yang baik dan benar, kerja keras, ketekunan dan tentu saja ada doa keluarga di setiap waktu.

One comment

  1. […] hewani. Namun bagi Anda yang ingin lebih hemat dalam pengeluaran biaya pakan maka bisa menggunakan pakan alami lele yang bersifat alternatif berupa […]

Leave a Reply